Jumat, 13 Januari 2017

Teknologi Telematika berbasis Internet & Penerapan di Bidang Kesehatan

1.      Pendahuluan

1.1 Latar Belakang
      
Istilah teknologi telematika (telekomunikasi, media, dan informatika) bermula dari istilah teknologi informasi (Information Technology atau IT). Istilah ini mulai populer di akhir dekade 70-an. Pada masa sebelumnya, teknologi informasi masih disebut dengan istilah teknologi komputer atau pengolahan data elektronik atau PDE (Electronic Data Processing atau EDP).
Istilah telematika lebih ke arah penyebutan kelompok teknologi yang disebutkan secara bersama-sama, namun sebenarnya yang dimaksudkan adalah teknologi informasi yang digunakan di media massa serta teknologi telekomunikasi yang umumnya digunakan dalam bidang komunikasi lainnya.

Istilah teknologi sering kali rancu dengan istilah sistem informasi itu sendiri dan kadang menjadi bahan perdebatan. Ada yang menggunakan istilah teknologi informasi untuk menjabarkan sekumpulan sistem informasi pemakai, dan manajemen. Pendapat ini menggambarkan teknologi dalam perspektif yang luas. Namun kalau didasarkan pada definisi sistem informasi menurut Alter di depan, teknologi informasi hanyalah bagian dari sistem informasi.

1.2 Batasan Masalah
          Batasan masalah dalam makalah ini mencangkup tentang perkembangan teknologi telematika pada saat ini dan penerapannya dikalangan masyarakat.

1.3 Tujuan
Tujuan pembuatan makalah ini adalah dapat memberikan informasi mengenai perkembangan teknologi telematika saat ini serta perkembangannya.

2.Pembahasan

2.1 Pengertian Teknologi Telematika

     Secara garis besar, teknologi telematika berbasis teknologi informasi dapat dikelompokkan menjadi dua bagian; perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware). Perangkt keras menyangkut pada peralatan-peralatan yang bersifat fisik, seperti memori, keyboard, dan printer. Adapun perangkat lunak yang terkait dengan instruksi-instruksi untuk mengatur perangkat keras
Adapun peran penting internet tersebut dalam perkembangan telematika, antara lain:
  1. Distribusi geografis mencakup seluruh dunia, pada saat masuk dalam jaringan maka dapat berkomunikasi dengan siapapun di seluruh dunia.
  2. Memperlihatkan arsitektur yang kuat, karena merupakan jaringan kerja dan tidak terdapat pusat kontrolnya.
  3. Kecepatan beroperasinya sesuai waktu yang sesungguhnya (real time speed).
  4. Aksesnya bersifat universal, siapapun dapat menghubungkan diri dengan jaringan internet.
  5. Memberikan kebebasan berbicara, tidak ada larangan untuk berpendapat dan berbicara.
2.2 Penerapan
              
Salah satu contoh bentuk penerapan dari telematika tersebut. Salah satu penerapan telematika dalam bidang kesehatan ini adalah Telematika dalam Penelitian Kesehatan, disamping Tele-Education, Telemedicine, serta Telematika untuk Manajemen Pelayanan Kesehatan dan kami akan menjelaskan mengenai Telemedicine.

Telemedicine merupakan suatu layanan kesehatan antara dokter atau praktisi kesehatan dengan pasien jarak jauh guna mengirimkan data medik pasien menggunakan komunikasi audio visual mengunakan infrastruktur telekomunikasi yang sudah ada misalnya menggunakan internet,satelit dan lain sebagainya.

2.3 Manfaaat Telemedicine

Manfaat telemedicine adalah sebagai berikut:
  • Mempercepat akses pasien ke pusat-pusat rujukan.
  • Mudah mendapatkan pertolongan sambil menunggu pertolongan langsung dari dokter-dokter pribadi.
  • Pasien merasakan tetap dekat dengan rumah dimana keluarga dan sahabat dapat memberikan dukungan langsung.
  • Menurunkan stres mental atau ketegangan yang dirasakan di tempat kerja.
  • Menseleksi antara pasien-pasien yang perlu dibawa ke rumah sakit dan pasien yang tidak perlu perawatan di rumah sakit akan tetap tinggal di rumah.

3.Penutup

3.1 Kesimpulan
            telemedicine sebagai suatu alat bantu telah menawarkan beberapa peluang. Dengan mengutamakan keselamatan pasien yang didukung regulasi, standar, penelitian dan kedokteran berbasis bukti, telemedisin mungkin dapat membantu terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.

3.2 Saran
Perkembangan teknologi seperti ini seharusnya sudah dapat digunakan diberbagai bidang kesehatan, khususnya rumah sakit. Sehingga dokter dapat mendiagnosa penyakit dari pasiennya secara cepat dan efektif sehingga dapat secara cepat menanggulangi serta memberikan pengobatan yang tepat dan sesuai dengan keluhan pasien.


4. Daftar Pustaka :



juliaherliyani.blogspot.com/2017/01/pekembangan-teknologi-telematika.html

Google Earth


Google Earth merupakan sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc.. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D.

Sejarah

Pada awalnya Google Earth dikenal sebagai Earth Viewer, yang diciptakan oleh sebuah perusahaan bernama Keyhole Inc. pada tahun 2004. Di tahun 2005, Earth Viewer diubah namanya menjadi Google Earth dan sudah bisa dioperasikan pada komputer personal yang menggunakan sistem operasi Windows dan MAC. Pada tanggal 12 Juni 2006 Google Earth untuk sistem operasi Linux dirilis. Google Earth versi terbaru untuk saat ini adalah versi 4 (dirilis 8 Januari 2007).
Spesifikasi Google Earth
  • Resolusi Baseline
- U.S. : 15 m
- Global : secara umum 15 m (beberapa area seperti Amerika Selatan, berada pada resolusi yang sangat rendah).
  • Tipikal resolusi tinggi
- U.S. : 1m, 0.6m, 0.3m, 0.15m
  • Sistem koordinat dan proyeksi
- Sistem koordinat internal dari Google Earth merupakan koordinat geografis pada World Geodetic System 1984 (WGS84).
- Google Earth menampilkan bumi seakan-akan terlihat dari satelit yang sedang mengorbit. Proyeksi yang digunakan untuk efek ini disebut General Perspective. Efek ini mirip dengan proyeksi orthografis.
  • Usia : Biasanya kurang dari 3 tahun. Tanggal pada gambar bisa saja salah. Minimum usia gambar adalah 2 tahun (disebabkan alasan privacy)
  • Versi Google Earth yang terbaru bisa dijalankan di komputer dengan minimum konfigurasi sebagai berikut :
- Pentium 3, 500 MHz
- 128 MB RAM
- 400MB free disk space
- Kecepatan Network : 128 Kbit/sec
- 3D-capable graphics card
- 1024x768, “16-bit High Color” screen
- Windows XP atau Windows 2000 (tidak bekerja pada Windows ME), Linux, Mac OS X

Dalam spesifikasi ini, hal yang paling sering bermasalah adalah insufficient video RAM. Software ini dirancang untuk memperingatkan user jika graphic card tidak men-support Google Earth. Kemudian hal berikutnya yang biasanya bermasalah adalah kecepatan akses internet. Kecuali bagi para pengguna yang cukup sabar menunggu, broadband internet (Cable, DSL, dsb) sangat dibutuhkan. Untuk masalah resolusi, beberapa kota seperti St.Petersburg hanya dapat terlihat sebagian pada resolusi tinggi.

Teknologi yang ada di dalam Google Earth menggunakan teknologi grafis 3D yang fantastis dan sambungan internet untuk menunjukkan pada pengguna bagian lain dari dunia, rumah mereka sendiri atau negara yang selalu ingin ia kunjungi tapi ia selalu tidak bisa.

Terlebih lagi, anda bisa merubah perspektif peta setiap saat jika anda ingin merubah sudut pandang atau untuk melihat gambar lebih realistis. Sebagai tambahan, jika piranti Android anda mengijinkannya, anda bisa melihat gambar 3D dari tempat paling simbolis dari kota - kota yang penting seperti Madris,New York atau New Delhi.

Kegunaan dari Google Earth juga dapat digunakan untuk mencari alamat, GPS, mengetahui tempat-tempat penting di suatu wilayah beserta penjelasan dan foto aslinya, mengetahui cuaca di wilayah tertentu, dan memetakan rute serta mengkalkulasi jarak suatu tempat melalui fitur tools > ruler/GPS.
Selain menelusuri permukaan bumi yang ada di darat, permukaan dasar samudra atau laut pun dapat diketahui dan kita dapat melihat berbagai kenampakan alam yang ada di sana.

Manfaat yang kedua adalah dapat mengetahui keadaan kerak bumi atau lempeng melalui fitur historical imagery yang sudah tersedia dan fitur Earth Seafloor yang dapat diunduh di Earth Gallery .Fitur historical imagery memberikan gambaran permukaan bumi beberapa tahun yang lalu dan sedangkan fitur Earth Seafloor memberi gambaran letak dari beberapa patahan kerak bumi di laut.

Manfaat berikutnya adalah mengetahui topografi beberapa wilayah yang sudah dipetakan melalui fitur Historical Topographic Maps. Tampilan topografi menggambarkan tingkat ketinggian suatu wilayah.
Manfaat yang terakhir adalah mengetahui sumber daya alam panas bumi yang telah dipetakan di sebagian wilayah bumi melalui fitur Geothermal Resource. Melalui fitur ini juga dapat diketahui suhu bumi berdasarkan kedalamannya.
 

Referensi :