Senin, 19 Oktober 2015

OpenGL menggunakan Dev C++ dalam Pembuatan Garis Horizontal, Vertikal, dan Diagonal




GARIS HORIZONTAL
Dalam pembuatan garis horizontal, vertikal, dan diagonal dari opengl saya neggunakan program yang berbasis Dev C++, karena open gl merupakan program yang berbasis open source yang dapat digunakan di berbagai program lainnya seperti java, vb, c++, dll.Dalam pembuatan garis horizontal didalam openGL pada awalnya kita gunakan glclearcolor (0, 0,0,0) hal tersebut dimaksudkan untuk memilih warna latar yang kita masukkan disini yaitu warna latar hitam sesuai kodenya yaitu 0,0,0,0. Selanjutnya glclear yang digunakan untuk membersihkan latar, dan glpushmatrix digunakan untuk membatasi baris kodenya. Glclearcolor digunakan untuk menentukan warna garis yang diinginkan untuk garis berwarna putih kita gunakan kode warna 255, 255, 255. Dan kegunaan glcolor3f sama seperti glclearcolor, glbegin dapat digunakan untuk menggambarkan garis berdasarkan titik awal yang telah ditetapkan. Glvertex3f untuk menentukan titik awal supaya dapat ditarik ke titik akhirnya yang nanti akan kita buat. Glvertex3f kita gunakan untuk menentukan titik akhir supaya dapat berhenti di angka yang kita input, glEnd digunakan sebagai perintah untuk mengakhiri gambar garis yang terdapat pada titik akhirnya. Dan glPopMatrix untuk membuat baris kode supaya tidak terinput di bagian luarnya. Swapbuffers dapat digunakan untuk menukar bagian belakang buffer menjadi buffer layar, dan simbol } untuk menutup keseluruhan coding. Dan setelah semua koding dibuat dan di compile dan tidak terjadi error maka hasil output akan tampak seperti gambar.
GARIS VERTIKAL
Dibawah ini merupakan hasil opengl dari Dev C++ yang menghasilkan gambar garis vertikal, caranya sama seperti gambar sebelumnya yaitu garis horizontal, yang membedakan hanya cara untuk menggambar garis dari titik yang kita tentukan serta titik awal dan titik akhir yang kita masukkan didalam coding. Berikut hasil output dari gambar garis vertikalnya.

GARIS DIAGONAL
Berikut ini gambar dari garis diagonal, caranya juga masih sama seperti pembuatan garis horizontal dan vertikal diatas hanya saja yang membedakan titik untuk memulai menggambar dan menentukan titik awal yang selanjutnya di buat garis ke titik akhirnya saja.

Sabtu, 26 September 2015

Artikel Lepas



Peranan Bahasa Indonesia dalam kaitannya dengan jurusan Sistem Informasi yaitu karena Bahasa Indonesia merupakan suatu sistem bahasa yang sukarela (arbitary). Sistem berlaku secara umum, dan bahasa merupakan peraturan yang mendasar. Sebagai contoh: ada beberapa bahasa yang memulai kalimat dengan kata benda seperti Bahasa Inggris, dan ada bahasa yang mengawali kalimatnya dengan kata kerja. Dan seseorang tidak dapat menolak aturan-aturan tersebut baik yang pertama maupun yang kedua. Jadi tidak tunduk kepada satu dialek tertentu.   Bahasa itu pada dasarnya adalah bunyi, dan manusia sudah menggunakan bahasa lisan sebelum bahasa lisan seperti halnya anak belajar berbicara sebelum belajar menulis. Di dunia banyak orang yang bisa berbahasa lisan, tetapi tidak dapat menuliskannya. Jadi bahasa itu pada dasarnya adalah bahasa lisan (berbicara), adapun menulis adalah bentuk bahasa kedua. Dengan kata lain bahasa itu adalah ucapan dan tulisan itu merupakan lambang bahasa.
Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi negara kita. Bahasa ini sudah menjadi bahasa pemersatu dan bahkan sudah tertuang dalam sebuah sumpah, yaitu sumpah pemuda. Bahwa kita memiliki bahasa yang satu dan yang memersatukan kita, yaitu Bahasa Indonesia. Tanpa adanya bahasa kita mungkin tidak dapat berkomunikasi,maka bahasa adalah hal yang paling terpenting dalam berkomunikasi di bangsa indonesia ini juga banyak sekali berbagai macam bahasa yang beraneka ragam,begitu juga bahasa dalam sistem informasi yang tujuan nya adalah untuk kita dapat berkomunikasi dengan sistem.
Bahasa adalah alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Tujuan dari bahasa itu sendiri adalah menyampaikan maksud hati atau kemauan kepada lawan bicaranya atau orang lain. Melalui bahasa, manusia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat, tingkah laku, tata krama masyarakat, dan sekaligus mudah membaurkan dirinya dengan segala bentuk masyarakat.
Bahasa Indonesia memiliki beberapa fungsi yang dapat dibagi menjadi fungsi umum dan fungsi khusus. Fungsi bahasa secara umum adalah sebagai alat untuk berekspresi, berkomunikasi, dan alat untuk mengadakan integrasi-interaktif dan adaptasi sosial. Sedangkan fungsi bahasa secara khusus adalah untuk mengadakan hubungan dalam pergaulan sehari-hari, mewujudkan seni (sastra), mempelajari naskah-naskah kuno, dan untuk mengeksploitasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
B. pengertian Sistem Informasi
Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis.
Ada yang membuat perbedaan yang jelas antara sistem informasi, dan komputer sistem TIK, dan proses bisnis. Sistem informasi yang berbeda dari teknologi informasi dalam sistem informasi biasanya terlihat seperti memiliki komponen TIK. Hal ini terutama berkaitan dengan tujuan pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi juga berbeda dari proses bisnis. Sistem informasi membantu untuk mengontrol kinerja proses bisnis.
Alter berpendapat untuk sistem informasi sebagai tipe khusus dari sistem kerja. Sistem kerja adalah suatu sistem di mana manusia dan/atau mesin melakukan pekerjaan dengan menggunakan sumber daya untuk memproduksi produk tertentu dan/atau jasa bagi pelanggan. Sistem informasi adalah suatu sistem kerja yang kegiatannya ditujukan untuk pengolahan (menangkap, transmisi, menyimpan, mengambil, memanipulasi dan menampilkan) informasi.
Dengan demikian, sistem informasi antar-berhubungan dengan sistem data di satu sisi dan sistem aktivitas di sisi lain. Sistem informasi adalah suatu bentuk komunikasi sistem di mana data yang mewakili dan diproses sebagai bentuk dari memori sosial. Sistem informasi juga dapat dianggap sebagai bahasa semi formal yang mendukung manusia dalam pengambilan keputusan dan tindakan.
Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi untuk disiplin sistem informasi dan organisasi informatika.
Sistem informasi adalah gabungan yang terorganisasi dari manusia, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan komunikasi dan sumber data dalam mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam organisasi.
Sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan
C. Korelasi Hubungan bahasa Indonesia dan Sistem Informasi
Dari pengertian untuk korelasi itu sendiri merupakan hubungan timbal balik yg terjadi antara kedua bidang tersebut. Jika dibuat judul tema “Korelasi Antara Bahasa Indonesia Dengan Jurusan yang anda tekuni” maka sudah dapat diketahui bahwa suatu hubungan timbal balik yang terjadi pada bidang bahasa Indonesia dengan jurusan yg kita sedang tekuni, pada materi yg diberikan oleh dosen kali ini saya sendiri ingin membahas sebuah korelasi antara bahasa Indonesia dengan jurusan yang saya tekuni di kuliah semester 5 kali ini yaitu komputer (sistem informasi).
Menurut saya sendiri suatu hubungan itu terjadi karena 2 unsur hal, yaitu unsur sengaja dan ketidaksengajaan, manusia yg menciptakan suatu mesin komputer itu sendiri yang dianggap manusia bahwa mesin komputer itu dapat membantu dan mempermudah pekerjaan manusia, maka manusia menciptakannya karena sebuah mesin itu didalamnya berisi semua data dan tanpa data-data tidak akan terjadi atau terbuatnya suatu mesin computer, maka manusia tidak hanya menciptakan bagian luar saja (hardware komputernya), karena tidak akan berguna jika tidak ada bagian dalam atau otak mesin komputernya itu sendiri (software dan brainware) maka manusia juga menciptakan sebuah data-data yang didalamnya merupakan sebuah informasi dan data yang dibuat oleh manusia, dan dikenal dengan sebuah bahasa, sebagai interaksi manusia dengan komputer.
kesimpulan bahwa bahasa dan sistem informasi itu saling terikat satu sama lain karena suatu kombinasi dari teknologi informasi serta aktivitas oleh masyarakat yang menggunakan teknologi untuk mendukung operasi dan manajemen merujuk kepada interaksi antar masyarakat dengan bahasa sebagai media, cara penyampaian ucapan, pikiran dan perasaan seseorang guna sebagai alat komunikasi dalam pemanfaatan teknologi informasi.

Bahasa itu simbol. Bahasa itu merupakan simbol-simbol tertentu. Misalnya kata ”rumah” menggambarkan hakikat sebuah rumah. Jadi bahasa itu adalah lambang-lambang tertentu. Pendengar atau pembaca meletakkan simbol-simbol atau lambang-lambang tersebut secara proporsional.Maka, secara tidak langsung Bahasa Indonesia merupakan cara atau alat untuk berkomunikasi antar sesama yang memiliki aturan dan sistem didalamnya dan sistem tersebut berlaku secara umum sehingga kita yang menggunakannya dapat memahami maksud dari bahasa tersebut.

Fungsi Bahasa Indonesia yaitu untuk mengekspresikan pikiran dan perasaan. Jadi tidak hanya mengekspresikan pikiran saja. Peranan bahasa terlihat jelas dalam mengekpresikan estetika, rasa sedih senang dalam interaksi sosial. Dalam hal ini mereka mengekspresikan perasaan dan bukan pikiran. Karena itu bahasa itu mempunyai peranan sosial, emosional disamping berperan untuk mengemukakan ide.Jadi, fungsi dari Bahasa Indonesia yaitu untuk membuat komunikasi antar sesama dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan disetiap kata-kata yang di ucapkan sehingga dapat memahami maksud dari perbincangan, dan Bahasa Indonesia sendiri haruslah menggunakan kata yang baku karena harus sesuai dengan Kamus Besar Bahasa Indonesia, tetapi di Indonesia sendiri masih banyak masyarakat yang belum paham arti dari kata-kata yang baku tersebut, sehingga menimbulkan salah pengartian dan sulit untuk memahami maksud dari perbincangan.

Perkembangan Bahasa Indonesia dan IPTEK
Bahasa merupakan alat komunikasi antara yang satu dengan yang lain. Dengan bahasa semua hal dapat dimengerti maksud dan tujuan tertentu. Selain itu bahasa juga digunakan untuk menyampaikan sesuatu hal, gagasan (pendapat), ide kepada orang lain agar bisa memahami apa yang kita inginkan. Menurut Sunaryo (2000 : 6), tanpa adanya bahasa (termasuk bahasa Indonesia) IPTEK tidak dapat tumbuh dan berkembang. Selain itu bahasa Indonesia di dalam struktur budaya, ternyata memiliki kedudukan, fungsi, dan peran ganda, yaitu sebagai akar dan produk budaya yang sekaligus berfungsi sebagai sarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tanpa peran bahasa serupa itu, ilmu pengetahuan dan teknologi tidak akan dapat berkembang. Implikasinya di dalam pengembangan daya nalar, menjadikan bahasa sebagai prasarana berpikir modern. Oleh karena itu, jika cermat dalam menggunakan bahasa, kita akan cermat pula dalam berpikir karena bahasa merupakan cermin dari daya nalar (pikiran).
         Bahasa Indonesia memiliki dua kedudukan yaitu sebagai bahasa nasional dan sebagai bahasa negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu bahasa Indonesia juga mempunyai empat fungsi sebagai berikut :
1. Sebagai lambang kebangsaan negara;
2. Lambang identitas negara;
3. Alat penghubung antarwarga, antardaerah, antarbudaya;
4. Alat yang menyatukan berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda.
         Bahasa Indonesia juga digunakan sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional, ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia merupakan alat yang digunakan sebagai bahasa media massa untuk menunjang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bahasa Indonesia yang benar adalah bahasa yang menerapkan kaidah dengan konsisten. Sedangkan bahasa yang baik adalah bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuai dengan situasi pemakaiannnya. Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar akan menghasilkan pemikiran yang baik dan benar pula. Kenyataan bahwa bahasa Indonesia sebagai wujud identitas bahasa Indonesia menjadi sarana komunikasi di dalam masyarakat modern. Bahasa Indonesia bersikap terbuka sehingga mampu mengembangkan dan menjalankan fungsinya sebagai sarana komunikasi masyarakat modern.
         Semakin berkembangnya teknologi di dalam kehidupan kita akan berdampak juga pada perkembangan dan pertumbuhan bahasa sebagai sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan budaya, ilmu pengetahuan dan teknologi. Di dalam era globalisasi itu, bangsa Indonesia harus ikut berperan di dalam dunia persaingan bebas, baik di bidang politik, ekonomi, maupun komunikasi. Konsep-konsep dan istilah baru di dalam pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) secara tidak langsung memperkaya khasanah bahasa Indonesia. Dengan demikian, semua produk budaya akan tumbuh dan berkembang pula sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi itu, termasuk bahasa Indonesia, sekaligus berperan sebagai prasarana berpikir dan sarana pendukung pertumbuhan dan perkembangan IPTEK itu.
         Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang cepat dapat membuat pergeseran pada bahasa Indonesia. Apalagi biasanya teknologi informasi (TI) banyak yang menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar pemrograman. Dalam penerapannya teknologi informasi jarang yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa komunikasi. Ini menyebabkan peralihan dari bahasa Indonesia sebagai bahasa negara menjadi bahasa Inggris yang merupakan bahasa Internasional. Dilihat dari realitas ini menyebabkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa dampak yang positif dan negatif.











Referensi :



Kamis, 09 Januari 2014

PERTENTANGAN SOSIAL DIMASYARAKAT



PERTENTANGAN SOSIAL DIMASYARAKAT
   Pertentangan sosial di dalam masyarakat adalah cara pikir masyarakat yang tidak sesuai atau menyimpang dari norma atau peraturan yang berlaku dimasyarakat itu sendiri, hal tersebut dapat terjadi apabila adanya perbedaan diantara satu individu dengan individu lain dikarenakan salah satu faktornya yaitu adanya perbedaan gaadanya perbedaan diantara satu individu dengan individu lain dikarenakan salah satu faktornya yaitu adanya perbedaan gaya hidup, perbedaan derajat, dll.
Kepentingan dalam memenuhi kebutuhan hidup juga merupakan dasar dari timbulnya tingkah laku individu yang sifatnya terasa bagi kelangsungan hidup individu itu sendiri. Sehingga kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh individu yang mampu akan materi di dalam pemenuhan kebutuhan dari kepentingan tersebut dapat terpenuhi. Tetapi disisi lain ada individu yang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga terjadinya pertentangan sosial itu sendiri.
Pertentangan dapat menimbulkan kebencian antara satu individu dengan individu lain. Pertentangan juga dapat memberikan akibat yang merusak terhadap diri seseorang, anggota kelompok terapi dapat mengakibatkan kekuatan yang konstruktif dalam hubungan kelompok. Ada 3 elemen dasar yang merupakan ciri-ciri dari situasi konflik yaitu :
Terdapat 2 atau lebih unit-unit atau bagian-bagian yang terlibat konflik, unit tersebut mempunyai perbedaan yang tajam (kebutuhan, tujuan, masalah, nilai, sikap dan gagasan), terdapat interaksi diantara bagian-bagian yang mempunyai perbedaan tersebut.Terjadinya konflik bisa pada didalam diri seseorang, didalam kelompok dan didalam masyarakat.




PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT



PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT
   Pelapisan sosial atau stratifikasi sosial adalah pembedaan atau pengelompokan para anggota masyarakat secara vertical (bertingkat) hal tersebut dapat terjadi dikarenakan adanya perbandingan yang dapat dilihat dari perbedaan kasta dalam masyarakat, ekonomi, kekuasaan, dll. Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri.
Adapun orang-orang yang menduduki lapisan tertentu dibentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakat itu, tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Oleh karena itu sifat yang tanpa disengaja inilah yang membentuk lapisan dan dasar dari pada pelapisan itu bervariasi menurut tempat, waktu, dan kebudayaan masyarakat dimana sistem itu berlaku.
Dalam pelapisan sosial juga terdapat kesamaan derajat antara individu dengan individu lain, hal tersebut dikarenakan Indonesia adalah Negara bebas, semua orang mempunyai hak berpendapat, mendapatkan pekerjaan yang layak, bebas menentukan agama, dll. Hal tersebut juga terkandung dalam pasal-pasal yang berlaku di Indonesia.